Obok-obok Rumah Anggota TNI, Anak Korban Dicelurit Perampok

Kediri, JA-Pos News – Rumah milik Sutrisno, anggota TNI di Desa Cengkok, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri disantroni perampok, Senin (11/6/2018) malam. Pelaku melukai anak korban dengan senjata tajam (sajam) celurit.

Akibat penganiayaan yang dilakukan pelaku, Anindya mengalami sejumlah luka robek di tubuhnya. Siswi SMP Negeri 1 Grogol, Kabupaten Kediri ini langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Kediri.

Perampokan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, Sutrisno sedang berdinas di Tuban, sementara istrinya sedang menjalankan sholat tarawih di mushola. Sehingga di dalam rumah hanya ada Anindya.

Tiba-tiba lampu rumah padam. Anindya kemudian keluar untuk memastikan melihat penyebab lampu mati. Sejurus kemudian pelaku menghardiknya dan menyabetkan senjata tajam ke arah korban.

Akibat sabetan celurit itu, Anindya langsung tersungkur. Dia kemudian diseret pelaku masuk ke rumah. Anindya diminta menunjukkan harta benda milik orang tuanya.

Tetapi karena pelaku tidak berhasil menemukan harta milik Sutrisno dan istrinya, akhirnya melampiaskan emosinya dengan menyerang korban kembali lalu kabur.

Akibat serangan pelaku secara membabi buta, akhirnya korban mengalami luka sayatan pada kepala bagian belakang, dada dan kedua tangannya. Dia ditemukan ibunya dalam keadaan terkapar bersimbah darah. Hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sebuah celurit berlumuran darah yang lepas dari gagangnya. Petugas juga menemukan sebuah karung yang diduga barang milik pelaku.

“Pelaku mencari barang korban di dalam kamar. Mengacak-acak almari. Kemudian membawa kabur satu handphone (HP) milik istri Sutrisno,” kata Ridwan Sahara.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. Kasat Reskrim mengimbau kepada seluruh masyarakat Kediri yang mengenali jenis celurit yang ditemukan di lokasi kejadian agar memberikan informasi untuk membantu proses penyelidikan.

sumber : beritajatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *