Kandang Burung Dara di Surabaya Dibongkar, Akibat Kerap Jadi Sarana Judi

34 views

Surabaya, JA-POS News  – Puluhan anggota gabungan dari polisi dan Satpol PP membongkar kandang burung dara di kawasan Kupang Jaya. Pembongkaran ini menekan angka judi burung dara di Surabaya.

Dengan membawa mesin gergaji, puluhan petugas memotong dan membongkar 3 dari 9 kandang burung dara yang dilaporkan warga Kupang Jaya RT 01 RW 06, Kelurahan Sonokwijenan, Kecamatan Sukomanunggal.

Tak hanya dibongkar, puluhan burung dara milik warga juga ikut diamankan petugas. Burung-burung tersebut kemudian dibawa petugas ke kantor Satpol PP.

“Kami mendapatkan informasi dari warga hasil cangkruan bersama tiga pilar kecamatan, jika di kawasan ini sering dijadikan tempat judi burung dara,” kata Wakapolsek Sukomanunggal AKP Bambang Tri Purwanto kepada wartawan di lokasi, Jumat (10/8/2018).

Setelah dicek, jelas wakapolsek, rupanya benar banyak kandang burung dara. Pihaknya bersama Kelurahan Sonokwijenan mensosialisasikan agar membongkar kandang burung dara yang kerap meresahkan warga.

“Kita bersama dengan pihak kelurahan telah mensosialisasikan agar kandang burung dara diturunkan. Karena ini murni permintaan dari warga sendiri yang resah dengan judi burung dara,” ungkap Bambang.

Dari laporan warga Kupang Jaya, jelas dia, tiap akhir pekan banyak penjudi burung dara berkumpul. Polisi juga sudah membuatkan surat pernyataan bagi pemilik kandang burung, agar tidak membuat kandang baru lagi. Jika masih nekat, polisi tak segan menindak tegas.

“Mereka sudah kita mintai surat pernyataan agar tidak membangun kandang burung lagi. Jika kedapatan berjudi burung dara, maka akan kita proses secara hukum,” ujar Bambang.

Sementara Lurah Sonokwijenan Katharina Evi Wahjuni mengaku pihaknya sudah memberikan edaran jika para pemilik segera menurunkan kandang miliknya.

“Dua hari yang lalu kita sudah mengirimkan surat edaran imbau untuk menurunkan kandang burung dara. Namun sampai batas waktu yang ditentukan tidak dihiraukan, kami bersama petugas kepolisian melakukan penertiban,” tandasnya.

Sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *