Kapolres Gresik Pastikan Tiga Pemuda yang Meregang Nyawa Usai Tenggak Minuman Keras

Gresik, JA-Pos News – Pihak kepolisian akhirnya angkat bicara terkait meninggalnya tiga pemuda asal Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Polres Gresik memastikan ketiganya meninggal usai menenggak miras oplosan. Laporan terkait ketiga korban ini sebenarnya baru diterima Polres Gresik pada hari Minggu (19/8/2018).

“Kejadian pada hari Kamis (16/8) sore ketika mereka sedang menonton turnamen bola di Dusun Hulaan, Desa Hulaan,” ungkap Kapolres Gresik, AKBP Wahyu S Bintoro kepada wartawan di Waduk Desa Hulaan, Minggu (19/8/2018).

Baca juga: Begini Kata Warga tentang Dugaan Pesta Miras di Gresik Usai Tirakatan

Wahyu melanjutkan, miras tersebut diduga dibawa oleh salah satu korban meninggal atas nama M Fendi Pradana.

Fendi dan keenam rekannya bergeser ke warung kopi yang berjarak sekitar 200 meter dari lapangan. “Setelah itu ketujuh pemuda tersebut bergeser ke warung kopi milik Sholekah yang jaraknya sekitar 200 meter dan berakhir di waduk,” tuturnya.

Namun setibanya di waduk, ketujuh orang yang sedang pesta miras oplosan itu dibubarkan oleh warga. Hal ini memaksa mereka bergeser ke pinggir jalan untuk melanjutkan pesta miras.

Saat berpindah-pindah lokasi itulah, diduga ketujuh pemuda ini sempat dihampiri sejumlah pemuda lain yang ikut menikmati miras oplosan. Namun Wahyu menegaskan, hanya tujuh orang yang berpesta miras sampai pagi.

Wahyu sendiri turun langsung ke lokasi untuk mendapatkan bukti-bukti kuat terkait pesta miras oplosan yang merenggut nyawa tiga pemuda dan mengakibatkan puluhan lainnya dirawat di RSU dr Soetomo.

Baca juga: Ini Daftar Warga Gresik yang Dirawat di RS Diduga Usai Pesta Miras

“Dari barang bukti yang kami amankan, ada botol cukrik dan vodka. Semuanya akan kita tes di laboratorium forensik Polda Jatim,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya masih terus mencari bukti-bukti lain agar dapat menangkap penjual miras oplosan yang dikonsumsi puluhan pemuda tersebut.

“Anggota kami masih terus melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti, untuk membongkar siapa pemasok miras ini,” pungkasnya.

sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *