25 Siswa SD Diduga Keracunan Es Susu Yang Mengandung Zat Korosif

16 views

Jombang, JA-Pos News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang menilai es susu yang mengakibatkan 25 siswa SDN Losari 2, Kecamatan Peterongan mengandung zat korosif terhadap lambung. Es susu gratis yang diminum para korban itu kecil kemungkinan mengandung bakteri jahat.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Jombang dr Pudji Umbaran mengatakan, 25 siswa SDN Losari 2 mengeluh pusing, mual dan muntah akibat keracunan es susu. Minuman warna merah muda yang dibungkus plastik tanpa merk itu merupakan pemberian seorang pria tak dikenal.

“Kalau diagnosa kami keracunan makanan. Muntahnya di sekolah, di puskesmas mereka mengeluh pusing dan mual,” kata dr Pudji saat dihubungi detikcom, Rabu (7/11/2018).

Pria yang juga menjabat Direktur RSUD Jombang ini mengaku belum bisa memastikan jenis zat di dalam es susu yang menyebabkan puluhan siswa keracunan. Pasalnya, sampel sisa minuman sampai saat ini belum diserahkan Polsek Ploso ke Dinkes Jombang.

Jika melihat gejala klinis keracunan yang dialami para korban, lanjut dr Pudji, kecil kemungkinan akibat infeksi bakteri. Dia menduga minuman es susu itu mengandung zat kimia yang bersifat korosif terhadap lambung.

“Mungkin ada bahan pengawet yang bersifat korosif terhadap lambung, atau bahan lain yang aromanya menyengat mengganggu pernafasan. Rasa asam yang kuat atau soda yang kuat juga bisa mengakibatkan efek seperti itu (pusing, mual dan muntah),” terangnya.

dr Pudji menjelaskan, infeksi bakteri tak hanya menimbulkan efek pusing, mual dan muntah. Namun juga disertai demam dan diare. Oleh sebab itu, kecil kemungkinan es susu yang diminum 25 siswa SDN Losari 2 mengandung bakteri jahat.

“Bakteri biasanya disertai panas badan, diare, efeknya panjang. Kemungkinan ini bukan karena bakteri. Karena ini efeknya dalam hitungan jam, setelah itu korban membaik,” tandasnya.

Seorang pria tak dikenal membagikan es susu gratis ke puluhan siswa kelas 3-5 SDN Losari 2 pada jam istirahat, Selasa (6/11) sekitar pukul 09.00 WIB. Minuman tersebut berwarna merah muda dibungkus plastik tanpa merk.

Sebanyak 25 siswa mengalami pusing, mual dan muntah usai meminum es susu tersebut. Dari jumlah itu, 5 korban sempat dirawat di Puskesmas Ploso. Sedangkan 20 lainnya kembali pulih setelah diberi air kelapa.

 

 

sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *