Tangan Dibacok Teman, Jari Nyari Putus

27 views

Probolinggo, JA-Pos News – Suyanto (40) dibacok temannya sendiri, NS (35) karena dituding menyembunyikan kekasih gelapnya. Korban dilaporkan mengalami luka parah di kepala, mata, punggung, bahkan jari tangannya terputus karena ditebas dengan celurit oleh pelaku.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, kejadian bermula saat NS bersama dua temannya mendatangi Suyanto. Dugaan saksi, NS tiba-tiba saja menuding Suyanto telah menyembunyikan kekasih gelapnya.

Tak terima atas tudingan itu, Suyanto mengambil sebilah celurit dan berusaha menyerang NS. Nahas, celurit yang dipegang Suyanto berhasil direbut NS. NS kemudian melakukan serangan balik hingga Suyanto terkapar.

“Ada 4 pria saat kejadian. Pelaku dan korban sudah saling kenal. Melihat pelaku membabi buta melukai korban, saya berusaha rebut itu celurit,” ungkap tetangga korban, Mat Mukrah (61) kepada detikcom, Minggu (25/11/2018).

Ketika mendengar suara gaduh dari rumah korban, Mukrah langsung mendatanginya. Di situlah ia melihat korban nyaris dibacok lagi oleh pelaku. Beruntung Mukrah dapat merebut celurit yang ada di tangan pelaku.

Tangan Mukrah sendiri dilaporkan terluka karena sempat terjadi aksi rebutan antara Mukrah dengan pelaku.

Hal ini juga memancing perhatian warga yang kemudian berdatangan ke rumah korban. Mengetahui hal itu, pelaku dan kedua temannya segera melarikan diri.

Korban lantas segera dilarikan ke RS dr Mochammad Saleh, Kota Probolinggo. Polisi kemudian mendatangi rumah korban di Jalan Sunan Kalijogo, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti celurit, rokok dan jari tangan korban yang putus.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menyampaikan, pihaknya masih meminta keterangan dari para saksi untuk menentukan motif dan kronologi kejadian.

“Hanya satu pelaku yang menganiaya korban hingga terluka kritis. Kita masih melakukan olah TKP, dan meminta keterangan beberapa saksi-saksi untuk bisa menguak kasus ini,” terang Nanang.

 

 

 

 

 

sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *