Perlintasan Tanpa Palang Pintu Di Lamongan Kembali Makan Korban

Lamongan, JA-Pos News – Perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu di Lamongan kembali menelan korban jiwa. Kali ini korbannya, seorang gadis, Silvia Andraini (19) warga Desa Bluri, Kecamatan Solokuro.

Korbban ditabrak KA barang di perlintasan KA yang ada di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi.

korban yang saat itu mengendarai motor Honda Beat nopol S 3130 IB melaju dari arah Timur jalan poros Surabaya Lamongan. Ketika itu, korban langsung berbelok ke arah kiri hendak menyeberang ke selatan.
Pada saat bersamaan, dari arah timur melintas KA barang dari arah Surabaya.

“Sebelum kejadian sudah diteriaki warga saat korban hendak melintas. Banyak saksi yang ketika itu berada di sekitar perlintasan meneriaki kalau ada kereta api lewat,” kata warga Sukodadi, Zakaria, Sabtu (09/02/2019).

Namun, teriakan warga seakan tidak didengar korban. Saat korban melintas, KA barang sudah terlalu dekat sehingga kecelakaan pun tidak terhindarkan. Korban terlempar hingga radius 30 meter dari TKP dan terlepas dari motor yang dikendarainya. Korban tewas di lokasi dengan luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban meninggal karena luka-lukanya, motor korban juga rusak parah dan tak berbentuk,” jelas Zakaria.

Kapolsek Sukodadi AKP Slamet mengatakan korban dipastikan tewas di TKP. Slamet berharap, agar kejadian serupa tidak terjadi, ia meminta pengguna jalan yang akan melintas rel tanpa palang pintu untuk menoleh kanan kiri.

“Selalu waspada dan jangan lupa tengok kiri kanan kalau mau melintas,” pinta Slamet.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *