Tebar Kebencian di Media Sosial, Pemuda ini Ditangkap Polisi

Trenggalek, JA-Pos News – Widodo (21) warga Desa Ngelebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek ditangkap Satreskrim Polres setempat.

Pemuda yang bekerja di sebuah perusahaan tambang di Kalimantan ini, ditangkap lantaran unggahannya di media sosial facebook mengandung unsur SARA dan bisa menyebabkan adu domba antar perguruan silat.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo menjelaskan tersangka ditangkap setelah screen shoot percakapannya dengan akun lain menyebar di media sosial facebook. Percakapan tersebut dinilai meresahkan masyarakat terutama anggota perguruan silat.

“Dalam percakapan tersebut ada unsur untuk mengadu domba antar perguruan silat,” ujarnya, Selasa (26/02/2019).

Keberadaan pelaku terlacak setelah tim cyber melakukan penelusuran akun facebook palsu atas nama Tamari Dewe. Dari hasil pemeriksaan polisi, tersangka mengaku sengaja melakukan hal tersebut untuk mengadu domba antar perguruan silat. Akun palsu ini dikendalikannya di Kalimantan.

“Pelaku berharap postingannya bisa memicu pertikaian di Trenggalek,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 45 A ayat 2 UU RI no 19 tahun 2016, tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : jatimnow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *