KETUA DPRD GRESIK IKUTI UPACARA SUMPAH PEMUDA DI SLB KUMALA BHAYANGKARA 2

Gresik, JA-Pos News – Menyongsong hari sumpah pemuda yang jatuh pada hari Senin 28 Oktober 2018 besuk, Ketua DPRD Gresik Fandi Akhmad Yani hadir ditengah-tengah siswa siswi sekolah luar biasa (SLB) Kemala Bhayangkra 2 Gresik untuk melaksanakan upacara bendera. (27/10/2019) Minggu sore.

Fandi Akhmad Yani (ketua DPRD Gresik) yang hadir tersebut diberi kesempatan menjadi pembina upacara.

Yang menjadi menarik dalam upacara kali ini, Itu seluruhnya memakai bahasa isyarat mulai dari menyanyikan lagu kebangsaan, doa dan pembacaan pancasila hingga ikrar Sumpah Pemuda.

Dede Idawati selaku Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari 2 ditemui awak media mengatakan bahwa “jika para siswanya sudah terbiasa melaksanakan upacara bendera.” Terangnya.

“Khusus kali ini, upacara memperingati hari sumpah pemuda ditambah dengan pembacaan ikrar sumpah pemuda memakai bahasa isyarat.” Kata Dede Idawati (seperti dikutip dari media times indonesia).

“Memakai bahasa isyarat karena para siswa disini rata-rata tuna rungu dan selebihnya ada yang tuna netra,” terang Dede Idawati.

Lebih lanjut, dia berharap ikrar sumpah pemuda memakai bahasa isyarat ini bisa menjadi semangat siswa untuk meraih cita-citanya. “Kami melihat anak-anak luar biasa dan tak terkendala suatu apapun,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Gresik, Fandi Akhmad Yani yang menjadi pembina upacara, dia juga membacakan teks sumpah pemuda.

Dan setelah dibacakan oleh Fandi Akhmad Yani, poin poin teks sumpah pemuda itu diterjemahkan oleh instruktur ke dalam bahasa isyarat, kemudian diikuti seluruh siswa-siswi SLB.

“Kita sangat terenyuh, kesannya luar biasa, apalagi ketika saya membacakan teks sumpah pemuda lalu diikuti oleh seluruh pelajar memakai bahasa isyarat, pengalaman yang sangat luar biasa,” kata Fandi Akhmad Yani (ketua DPRD Gresik).

Fandi Akhmad Yani mengaku bangga, meski memiliki keterbatasan, para siswa-siswi ini bisa melaksanakan ikrar sumpah pemuda serta upacara dengan baik.

Dia pun berharap, ke depan para pelajar ini bisa sukses dan menggapai impian mereka meski memiliki keterbatasan. Ia pun yakin, mereka bisa menjadi generasi unggul di masa yang akan datang.

“Karena mereka juga memiliki hak yang sama dengan kita, semoga mereka menjadi generasi unggul solusi masa depan meski memiliki keterbatasan yang dia alami.” Pungkasnya. (Iwn/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *