RS UMAR MAS UD (BAWEAN) AKAN DILENGKAPI DOKTER SPECIALIS.

Gresik,JA-Pos News,-Komisi 4 DPRD Gresik gelar hearing bersama kadis Kesehatan dan direktur RS Umar Masud terkait persoalan kekurangan tenaga medis (dokter specialis) yang ada Bawean.

Dimana hearing tersebut dipimpin oleh Fandi Akhmad Yani bersama ketua komisi 4 (bidang kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan).Kamis 16/1/2020

Berbagai saran dan kritikan dilontarkan oleh anggota komisi 4 kepada RS Umar mas ud / dinas kesehatan dan akhirnya di ending hearing dapat disimpulkan untuk bagaimana kedepan RS Umar Mas ud menjadi rumah sakit desinasi.

Pandangan akhir hearing DPRD (komisi 4)
3 (tiga) point kesimpulan yang disampaikan oleh Fandi Akhmad Yani (ketua DPRD) dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di rumah sakit Umar Mas ud diBawean antara lain :
-Pertama, Kekosongan pertahun 2021 nanti itu sudah dipersiap sejak dini dimana akan dilakukan mekanisme rotasi per-dua bulan (tenaga ahli/dokter specialis) yang akan bertugas diBawean, DPRD akan kawal pelaksanaan tersebut.
-Kedua, pekerjaan rumah (PR) komisi 4 untuk membahas terkait insentif dokter specialis berapa nilai kisaran yang sesuai dengan keadaan disana nantinya.
-Ketiga, pendidikan calon dokter specialis dimana nanti pemerintah daerah memberikan peluang kepada putra/putri daerah disekolahkan jurusan dokter specialis dan nanti lulus wajib bertugas dirumah sakit Umar Masud (Bawean).

Sedangkan Saifudin Ghozali (kadis kesehatan) sendiri dikonfirmasi seusai hearing menyampaikan bahwa secepatnya dokter specialis itu ada di rumah sakit Umar Mas ud (Specialis penyakit dalam, bedah, dan Anestesi) yang menjadi problem di rumah sakit Umar masud, dan setelah kami diskusi dengan propinsi dan per-februari nanti kita sudah ada yang bertugas disana untuk dokter specialis.

“Untuk kedepannya kita tadi berdiskusi sama komisi 4 untuk tahun 2021 dan seterusnya.”tambahnya (Iw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *