Remaja Tertipu Oleh Aksi Tindak Kejahatan Jalanan

Gresik, JA-Pos – News,Kejahatan akan terjadi bila ada niat dan kesempatan. Bermacam-macam modus para pelaku untuk melancarkan aksi tindak kejahatan. Sasarannya kendaraan yang terparkir dijalan, perampasan, penipuan dll.

Kali ini naas menimpa M. Veri (14) yang memiliki motor HONDA Scopy warna merah hitam dengan nopol M 2390 PQ beserta 2 (dua) Hand Phone (HP) android merk OPPO dan XIAOMI berserta baju seragam pencak silat juga uang Rp.80.000,- raib dibawah pelaku.

Menurut keterangan korban M. Veri, Pada hari Sabtu (18/1/2020) sekitar pukul 21.30. WIB. Saya hendak latihan pencak silat di GOR USI belum sampai ditempat, kondisi hujan saya berteduh di rumah makan Pak Elan.

Waktu berteduh saya dihampiri dua orang dengan mengendarai motor Honda Vario, bertanya pada saya “apa kamu kenal dengan Evendi anak Jl. Veteran, karena dia sudah 3 (tiga) hari tidak pulang membawa adik saya,” pertanyaan pelaku terhadap korban. Tirunya.

Pelaku menyuruh korban menyimpan nomer pelaku untuk mencarikan foto Evendi, setelah itu korban hendak mau pulang, pelaku memangil mau mengajak korban ke jalan kyartini kerumah umi pelaku karna kondisi uminya lagi sakit, bahwa korban untuk di jadikan saksi sudah di temukan Evendi.

Selanjutnya, M. Very tidak mau dengan ajakan pelaku hingga pelaku emosi dan kemudian pelaku memaksa, sehingga korban jadi ketakutan, korban setelah itu mau dengan ajakan pelaku, M. Very mau membawa motornya namun tidak di perbolehkan sama pelaku. Katanya.

Korban tidak diperbolehkan membawa HandPhone dan motornya, akhirnya HP korban di taruh di dalam jok motor. Kemudian saya bertiga dengan tersangka diajak kejalan Kartini di samping gedung Bank Central Asia (BCA) saya ditinggal. Saya kembali ke tempat semula dengan naik ojek, begitu tiba ditempat berteduh ternyata motor Honda Scopy dan teman saya sudah tidak ada di tempat, ungkapnya.

Dari Tanda Bukti Laporan nomor TBL/11A/I/2020 JATIM RES Gresik Sek KBMS Berdasarkan surat Laporan Polisi No LP/11/I/JATIM/RES GRESIK Sek Kebomas tanggal 19 Januari 2020.

Harapan orang tua korban “Saya mohon kepada pihak kepolisian untuk menangkap pelaku penipuan terhadap anak saya, karena jaman sudah cangih. Bisa dilacak melalui IME di HP anak saya yang dibawa pelaku atau melalui CCTV yang terpasang di BCA jalan Kartini Gresik waktu anak saya diturunkan,“ jelas Harianto. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *