Kanit Reskrim Polsek Benowo Berasil Menangkap Tersangka Perampas HandPhone

Surabaya, JA-Pos – News, Polsek Benowo gelar pres relese terkait tindak pidana perampasan atau penjambretan yang terjadi pada hari Sabtu 22 Februari 2020 di jalan raya tambak osowilangun Kec. Benowo Surabaya Jawa timur.

Kapolsek Benowo AKP Hakim M.SI., di dampinggi Kanit Reskrim Ipda Jemeno Warsito S.H., Mengatakan tersangka ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Benowo, lantaran telah melakukan tindak pidana pencuri dengan kekerasan secara mengambil paksa handphone milik korban. Senin (24/02/2020)

Tersangka bernama Faisol Alias Arifin bin Hori (36) tahun warga Jalan Gubernur Suryo Telogo Pojok Gersik, yang berasil ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Benowo setelah terjatuh saat dikejar oleh korban.

Korban Mardiani wanita (28) tahun, Alamat Jalan Veteran Madya Gang X/3 Kel. Gending Kec. Kebomas Kab. Gresik.

“Kronologis kejadian saat tersangka mengambil handphone (Hp) yang berada di Dosbort sepeda motor milik korban, kendaraan dalam keadaan berjalan, setelah berasil mengambil Hp selanjutnya melarikan diri. Namun korban berusaha menggejarnya untuk mengambil Hp miliknya, setelah korban mendekati kendaraan tersangka tiba-tiba sepeda motor memotong laju kendaraan korban sehingga kendaraan tersangka menabrak roda depan motor korban hingga terjatuh.” kata Kanit Reskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno Warsito S.H.

Selanjutnya korban di bawa ke rumah sakit, korban dalam keadaan terluka sedangkan yang dibonceng bernama Nur Fitria beralamat tambak langon asem rowo Surabaya meninggal dunia.

“Kini tersangka diamankan di Polsek Benowo guna dilakukan pennyidikan lebih lanjut. Disaat introgasi oleh petugas tersangka mengakui pernah dihukum sebanyak 6 (enam) kali dalam kasus pencurian 3 kali, Perjudian 2 kali serta Narkoba 1 kali.” ungkap Ipda Jumeno Warsito S.H.

Sebelum tertangkap saat ini tersangka mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan (jambret) di rumokalisari Benowo Surabaya pada bulan Juni 2019 dan bulan Januari 2020.

Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil diamankan petugas, diantaranya, 1 Unit Kendaraan roda dua (R2) merk Yamaha Mio sebagai sarana dalam keadaan hangus di bakar massa dan 1 buah handphone merk Samsung Type A-50 warna hitam.

Untuk mempertanggung jawab perbuatan tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *