Cegah Corona, Pemdes Banyuurip Lakukan Pendistribusian CTPS Dan Masker

Gresik, JA-Pos News –Sebanyak 2.150 unit tempat cuci tangan portabel disebar di Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik.

Tempat cuci tangan berbentuk tong plastik berkapasitas 7 liter tersebut ditempatkan dirumah-rumah warga, Kantor Pemerintahan dan fasilitas umum. Kami bahu-membahu dengan pemerintahan desa, BPD, relawan, ibu-ibu PKK Desa banyu Urip dan juga warga gotong royong untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Ini merupakan bagian dari kerja Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, ujar Choirul muis, kepala Desa Banyuurip, Senin (27/4/2020).

Choirul muis menambahkan, dalam upaya penanggulangan pandemi Covod-19, cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan memakai masker saat berpergian merupakan salah satu hal yang sangat direkomendasikan oleh badan kesehatan dunia WHO, selain memakai masker dan pembatasan fisik (physical distancing).

Penyediaan tempat cuci tangan ini untuk memudahkan masyarakat saat masuk rumah atau berada di tempat umum. Dan juga menyerahkan hand sanitizer, masker dan sabun untuk cuci tangan, tambahnya.

Penyediaan perlengkapan cuci tangan ini, lanjut Choirul muis, melengkapi berbagai program penanganan dan penanggulangan Covid-19 oleh Pemdes, karang taruna, BPD dan relawan Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean. Beberapa program lain sudah dilaksanakan dan terus berlanjut, seperti penyemprotan Disinfektan satu bulan tiga kali dan membantu penyediaan alat pelindung diri (APD).

Choirul muis menegaskan, agar warga yang mendatangi tempat-tempat umum seperti Masjid, Balai desa, posyandu dan lain-lainya mau mencuci tangannya sekaligus untuk imbauan pembiasaan.

Dengan harapan semakin banyak masyarakat menyadari pentingnya CTPS karena bisa membunuh kuman dan virus berbahaya. Selain itu, kebiasaan CTPS dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kita bersama-sama berusaha menjaga kesehatan diri dan masyarakat luas dengan melakukan langkah-langkah seperti cuci tangan dan memakai masker sebagaimana dianjurkan pemerintah, kami juga menyediakan posko kesehatan atau karantina bila ada warga yang pulang dari luar Kota atau luar Jawa untuk diperiksa suhu tubuhnya atau kesehatannya, tuturnya.

Secara terpisah, Atik, warga Desa Banyuurip, menyambut baik dengan adanya pendistribusian CTPS dan masker sedesa Banyuurip dan juga penyaluran bantuan kepada masyarakat Desa Banyurip Kecamatan Kedamean ini. Saat ini seluruh elemen terus berjuang bersama melawan Corona atau Covid-19.

Seluruh elemen mulai bergerak. Terima kasih kepada Pemdes Banyuurip dan relawan yang telah turun langsung memberikan bantuan dan sosialisasi bahaya corona. Kami harap hal ini akan menjadi penyemangat bagi warga Banyuurip, pungkas Atik. (Nurhadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *