Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Gelar Pers Release Ungkap Perkara UU ITE

Surabaya, JA-Pos News,-Unit Satreskrim Polrestabes Surabaya mengamankan seorang pria inisial PN (36), tentang dugaan tindak pidana bidang ITE. Dengan modus mengunggah dan menulis kalimat yang tidak sesuai kenyataan. Selasa (7/7/2020)

Sateskrim Polrestabes Surabaya Kanit IPTU Arief Ryzki, SIK., M.Si. bersama Kasubnit Cyber Aditya Rizky Nugroho gelar jumpa Pers Release di halaman Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Modus yang dilakukan oleh tersangka PN (36) Alamat Perumahan Taman Ratu Kel. Duri Kepa Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Mengunggah vidio dan menulis kalimat yang tidak sesuai dengan kenyataan ( ini dokter gigi surabaya…suaminya ama anaknya mati karna covid…) yang pada kenyataannya suami dan anaknya masih dalam keadaan hidup serta sehat.

Dengan ungahan video yang memiliki muatan melanggar kesusilaan atau pornografi pada akun twiter nama akun tersebut Filipus @Filipus _Nove sebagai Capture. Korban tersebut IS Alamat Jl. Kenjeran Surabaya Jawa Timur.

“Dari hasil Patroli Siber dilakukan penyelidikan, selanjutnya pelaku PN di tangkap pada hari Sabtu tanggal 21 Juni 2020 sekitar pukul 15.00 Wib. Di tempat Perumahan Taman Ratu Kel. Duri Kepa Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat,” tegas Iptu Arief Ryzki

Dengan barang bukti HandPhon merk Asus warna putih type ZO1BDB yang di pergunakan sebagai akses akun twiter juga memosting kalimat Capture dan satu lembar pint out Cipture tweet akun twiter Filipus @Filipus_Nove tanggal 9 Juni 2020.

“Kanit Reskrim Iptu Arief Ryzki menghimbau kepada masyarakat lebih berhati – hati bermedia sosial, “saring dulu sebelum sering” itu yang paling terpenting dampaknya kedepan seperti apa dan nantiknya kita bisa memastikan video tersebut serta konten – konten yang di oupload itu kehapsahan bener atau tidak,” papar Iptu Arief

Untuk pasal yang disangkakan dan acaman hukuman. Pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI tahun 2016 tentang perubahan UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE. dan Pasal 24 Jo Pasal 4 ayat (1) UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan acaman hukuman penjara paling lama 6 (enam) tahun. (Fir/Edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *