Mantan Dewan Temu Kangen Satu Energi Meneruskan Kebaikan

Surabaya, JA -Pos News. Temu kangen Energi (enak nomer siji ) Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, nomer urut 1 Eri Cahyadi – Armuji (Er-Ji). Yang diwakili oleh H. Saleh Ismail Mukadar, menyapa warga Dukuh kali Kendal , Kelurahan Pradah kali Kendal , Kec. Dukuh Pakis kota Surabaya, Minggu (1/11/2020) malam.

Turut hadir dalam acara temu kangen, Ketua LKMK, Ketua RW 2, ketua RT, Panwaslu, anggota KPU, Babinkamtipmas, tokoh masyarakat, kaum melineal, budayawan dan para relawan pemenangan Er-Ji .

Dalam sambutannya, H. Saleh mukadar yang juga mantan Anggota DPRD Komisi E Kota Surabaya mengatakan, Bahwa program yang di disuarakan Er-Ji di Pilkada Surabaya akan meningkatkan sumber daya manusia serta Pendidikan dan Kesehatan bagi warga surabaya.

“Dan juga Agar kemudian punya kesadaran yang tinggi dan agar bisa memenangkan kebaikan. Karena apa yang kita lakukan pada masa masa yang lalu dengan merubah kondisi birokrasi yang buruk menjadi bagus, pembangunan yang berkelanjutan, itu dipentingkan karena kalau tidak berkelanjutan saya kuatir kemudian banyak hal yang akan menjadi salah arah yaitu tidak lurus. ” Jelasnya.

Masih lanjut Saleh ” hari ini saya keluar agar kemudian kebaikan itu terpelihara, kota ini dipimpin oleh orang-orang yang bisa menjaga kebaikan itu, menjaga birokrasi tetap bersih, menjaga kota ini agar tetap dalam jalur yang benar, yakni berani menjunjung toleransi untuk semua lapisan masyarakat, dan untuk mereka beda arah dan beda etnis “

“Saya yakin pilihan pada Eri Cahyadi-Armudji ini membawa manfaat bagi warga Kota Surabaya untuk meneruskan kebaikan, Program Pak Bambang dan Bu Tri Rismaharini, sudah sangat baik, nantinya akan kembali dilanjutkan oleh Mas Eri Cahyadi-Armudji. Sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya,” ungkapnya.

Tambah bang Saleh, sementara untuk program pendidikan, nantinya untuk sekolah di jenjang SMA/SMK akan ditarik ke Pemkot Surabaya.

“Kita akan kembalikan sekolah jenjang SMA/SMK ke Pemkot Surabaya, hal ini dikarenakan untuk kesejahteraan warga kota surabaya. Agar mereka bisa sekolah tanpa dipungut biaya,”. Jadi tidak ada lagi sekolah bayar atau ada Ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah karena orang tua tidak bisa membayar sekolah. Pungkasnya (Ari /Natan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *