Istri Siri Dianiaya Hingga Menderita Luka, Tanpa Alasan di Pukul Sama Kayu

Gresik, JA-Pos – News, Ada-ada saja kelakuan lelaki yang bernama H. Afif (50) Asal Ds. Lowayu Kec. Dukun Kab. Gresik. Tega mengeniaya istri siri tanpa alasan. Polsek Panceng Kanit Reskrim IPTU Moh. Daud bersama anggota menerima laporan dari korban pengeniayaan inisial AH (38) Warga Ds. Sumurber Kec. Panceng Kab. Gresik. Jawa Timur.

Kronologi kejadian tersebut pada hari Kamis 22 Oktober 2020 sekira pukul 10.30 Wib. Korban bersama saksi inisial SO (40) Alamat Ds. Sekapuk Kec. Ujungpangkah Kab. Gresik dan ISL (22) Anak dari korban melaporkan atas kejadian tersebut ke Polsek Panceng. Senin (09/11/2020).

“Berawal mula saat itu korban bersama saksi-saksi sedang duduk diruang tamu, kemudian secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas pelaku H. Afif masuk kedalam rumah melalui pintu depan,” papar Kanit Reskrim IPTU Moh. Daud.

Selanjutnya, pelaku langsung menendang kursi yang saat itu diduduki oleh korban hingga kursi tersebut rusak dan patah pada bagian pegangan kursi, pelaku mengambil patahan kursi tersebut dan memukulkannya sebanyak 3 (tiga) kali ke bagian kepala korban dan 2 (dua) ke bagian punggung korban.

Saat itu juga, pelaku membanting jendela rumah korban hingga pecah pada bagian kaca, setelah melakukan perbuatan tersebut selanjutnya pelaku pergi meninggalkan rumah korban.

“Akibat kejadian tersebut korban menderita luka memar pada bagian kepala atas dan luka memar pada punggung bagian kiri dan korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Panceng untuk dilakukan proses di proses secara hukum,” imbuh Kanit Reskrim Polsek Panceng

Polsek Panceng Kanit Reskrim IPTU Moh. Daud melakukan penyidik dan telah melaksanakan pemanggilan sebanyak 2 kali terhadap pelaku penganiayaan dan pengrusakan, namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan dari penyidik Polsek Panceng.

Terkesan menghindar, hingga pada hari Jumat 06 Nopember 2020 sekira Pkl. 17.00 Wib tepatnya disebuah warung kopi termasuk Ds. Tlogosadang Kec. Paciran Kab. Lamongan. Kanit Reskrim IPTU Moh. Daud bersama anggota berhasil mengamankan pelaku penganiayaan dan pengrusakan dan dibawa ke Polsek Panceng untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 dan 406 KUHP dengan acaman paling lama hukuman 5 (Lima) tahun penjara. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *