Akibat Terbakar Api Cemburu Nyawa Melayang

Bangkalan, JA-Pos News – Satuan Reskrim Polres Bangkalan gerak cepat mengungkap kasus pembunuhan secara keji, peristiwa naas yang menimpa seorang laki-laki atas nama Hayatunddin warga Dsn. Buselah Ds. Dabung Kec. Geger Kab. Bangkalan Madura Jawa Timur.Selasa(5/1/2021)

Saat dikonfirmasi melalui awak media Kapolres Bangkalan, AKBP Didik Hariyanto melalui Kanit Reskrim, (AKP. Agus Soebarnapraja) dalam keterangannya memaparkan, kronologi kejadian itu terjadi Pada hari Senin tanggal 4 Januari 2020 sekira pukul 11.30 wib.

Berawal mula setelah Tersangka selesai mandi kemudian dari dalam rumah tersangka melihat korban sedang duduk-duduk di sebuah warung depan rumah tersangka kemudian tersangka mengambil sebilah senjata tajam jenis parang di dalam salah satu kamar di rumah tersangka akibat api cemburu lalu tersangka menghampiri korban ke warung tersebut kemudian tanpa ber fikir panjang membuat NL khilaf hingga nekat membacokkan parang tersebut secara membabibuta ke tubuh korban.

Masih Agus menambahkan, kemudian tersangka lari meninggalkan korban, akibat luka bacok di bagian paha kaki sebelah kiri dan punggung sangat serius. Dan Setelah itu warga sekitar mengetahui kejadian tersebut membawa korban ke Puskesmas Geger Madura.akhirnya korban tersebut meninggal dunia, dalam kondisi sangat mengenaskan kata Agus.

Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, petugas mendapatkan identitas tersangka berinisial NL (36), asli warga Dsn Jati Kool, Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan Madura.

Dan saat itu juga aparat kepolisian Polres Bangkalan yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Agus Sobarnapraja, S.H., S.I.K. dan Kapolsek Geger, AKP Hartanta, langsung gerak cepat melakukan pengejaran dan penghadangan di jalan raya Tangkel Akses jembatan Suramadu, untuk mencari keberadaan tersangka, kemudian sekira pukul 23.00 wib Tersangka berhasil diamankan di Jalan Raya Tangkel akses jembatan Suramadu desa Burneh Kec. Burneh Kab. Bangkalan pada saat tersangka hendak melarikan diri menuju ke Surabaya.

Agus melanjutkan, dari pemeriksaan, motif NL yang tega menghabisi nyawa Hayatunddin sang korban lantaran api cemburu yang berlebihan.

Akibat cemburu dan sakit hati karena Istrinya kepergok oleh Tersangka diantarkan pulang oleh Korban, padahal sekitar satu bulan sebelumnya korban pernah diperingatkan untuk tidak mengantarkan istri pelaku untuk bekerja menerima pesanan Kuade Temanten, ” Ujar Agus.

Namun, ketika bertemu, keduanya terlibat selisih paham hingga terjadi cekcok dan berujung pembunuhan,” ungkap Kanitreskrim Polres Bangkalan.

Atas perbuatannya, tersangka NL terancam dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dengan kurungan selama 15 tahun penjara.(Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *