Masa Pandemi Covid-19, Satgas Nawacita Indonesian Terus Menunjukan Exsistensinya

131 views

Jambi, JA-Pos – News, Dimasa pandemi Covid-19 Satgas Nawacita tak berhenti semangat perjuangannya untuk mengawal ombudsman pengawas program pemerintah dan masyarakat.

Komisaris Satgas Nawacita Indonesia Prof. Asraf bersama Wisnu dan Drs. Bambang berserta H. Asrul Hosaen melaksanakan kunjungan, dalam rangka pembentukan Badan Pengelola Cagar Budaya (BPCB) diwilayah Kota Muara Jambi Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (3/7/2021).

Banyak inisiatif dan ide kreatif yang perlu di kerjakan Satgas Nawacita untuk NKRI, di tahun 2021 sudah menunjukan H. Asrul Hosaen selaku Ketua Komisi Penegakan UU. Dibidang persampahan ada 514 kabupaten dan kota yang satu persatu perlu di kontrol untuk penanganan sampahnya.

“Sepertinya, hampir seluruh kabupaten dan kota di Indonesian belum mentaati reguler persampahan yaitu UU No.18 tahun 2008. Tentang pengelolaan sampah (UUPS),” papar H. Asrul Hoosaen sekaligus Direktur Exsekutif Green Indonesia Foundation Jakarta.

Tak hanya itu saja, Satgas Nawacita juga bergerak dibidang kelestarian pariwisata Indonesia, sebagai penghasil devisa dan menjadi salah satu penggerak ekonomi bangsa dan negara.

Umi Kulsum yang dikenal dengan sebutan Bunda Sofi sebagai ketua umum ASMIPA ditunjuk menjadi ketua bidang mitra pariwisata di Satgas Nawacita Indonesian merasa terhormat, “Karena saya sudah ditunjuk sebagai mitra pariwisata dengan ini mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dari ketua komisaris Satgas Nawacita Indonesian Prof. Asraf.” ucap Bunda Sofi.

Pada hari Jumat tanggal 2 Juli 2021 Komisaris Satgas Nawacita Indonesian Prof. Asraf saat berkunjung ke Jambi disambut oleh Wakil Walikota Dr. Maulan dengan secara langsung pembentukan BPCB (Badan Pengelolah Cagar Budaya). Seluas 3918 Hektar termasuk sebagai kawasan Candi dan luas 2500 Hektar sebagaian kawasan pendukung industri pariwisata.

Satgas Nawacita menunjuk Laksma Jaya Dharmawan sebagai anggota kehormatan di Satgas Nawacita Indonesia yang merasa terhormat menjadi anggota dalam tubuh satgas Nawacita Indonesia.

Dengan dibentuk Badan Pengelola Kawasan Pariwisata Terpadu Candi Muara Jambi menjadi Kawasan yang selaras, antara lain pelestarian Budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Hal ini sesuai dengan Pariwisata berbasis Narasi dan Budaya sesuai pidato Bapak Presiden di depan DPR RI pada tanggal 14 Agustus 2020. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *