5 Program Yang Disepakati Dalam Rapat DPD PJI-Demokrasi Jatim

62 views

Surabaya, JA-Pos News, Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Jawa Timur (DPD PJI-Jatim) menggelar rapat pembahasan dengan menyesuaikan kondisi pandemi, di Gedung/Cafe History Surabaya, Jalan Joyoboyo no 23 Surabaya, Jum’at (30/07/21).

Dalam rapat tersebut, membahas program jangka pendek dan jangka panjang organisasi secara spesifik. Sebelum rapat dimulai, Achmad Garad selaku pemimpin rapat membuka dengan Do’a, yang ditujukan kepada seluruh anggota, serta baru beberapa hari ini, organisasi DPD PJI-D Jatim tertimpa duka, dimana wakil bendahara telah meninggal dunia.

“Mari kita bacakan surat Al Fateha untuk almarhum, beserta juga ditujukan kepada anggota pengurus yang saat ini lagi berjuang melawan penyakit,” ujar Achmad Garad dalam pembukaannya.

Sebagai tindak lanjut pergerakan organisasi Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Jurnalis Indonesia Demokrasi Jawa Timur (DPD PJI-D Jatim), yang di nahkodai oleh Achmad Anugrah atau yang akrab dipanggil Achmad Garad, membacakan Surat Keputusan (SK) yang baru atau perubahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJI-Demokrasi, untuk disampaikan kepada para pengurus baru di DPD PJI-D Jatim.

Dalam rapat terdapat 5 (lima) usulan kegiatan yang menjadi program jangka pendek dan jangka panjang. Daftar usulan program yang telah disepakati, antara lain :

1.Pembentukan DPC PJI-D se-Jawa Timur.

2.Seminar Kebangsaan

3.Program sosial (santunan anak yatim)

4.Pelatihan Jurnalistik

5.Pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2022.

“Dalam pelaksanaan program, kita mandatkan kepada pengurus, sesuai dengan bidangnya.dan kita akan coba realiasasikan satu persatu sesuai dengan urgensinya,” ungkapnya setelah rapat ditutub.

Sementara itu, Andre K selaku sekertaris DPD PJI-D Jatim, saat dalam rapat mengatakan bahwa ada kabar untuk organisasi telah diagendakan audiensi dengan Bakesbangpol Jatim, yang rencananya akan dilaksanakan awal Agustus.

“Insya Allah, segera dilakukan audiensi, namun dari pihak Bakesbangpol membatasi perwakilan 3 (tiga) pengurus saja,” ujar Andre.”(Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *