Tambang Ilegal Kembali di Sikat Sat Reskrim Polres Gresik, Kali Ini di Wilayah Panceng

51 views

Gresik, JA-Pos – News, Unit IV Tipiter Polres Gresik menindak lanjuti pengaduan masyarakat, dengan merespon cepat hingga melakukan sidak ke lokasi tambang ilegal di Desa Ketanen Panceng, Kamis (12/8/2021).

Namun, dalam aksi pengerebekan ini diduga informasi sudah bocor, kedatangan Sat Reskrim Polres Gresik yang dipimpin langsung Kanit Tipiter Iptu Suparlan mendapati aktivitas pertambangan sedang berhenti beroperasi.

Dilokasi hanya ditemukan 3 alat berat jenis escavator/bego yang biasa digunakan untuk menggali atau memuat material tambang. Lokasi nampak lengang tanpa beraktifitas.

Nampaknya, kondisi akses pintu masuk ke lokasi tambang, terlihat ada beberapa dump truk masih kosong yang di duga biasanya di buat memuat material tambang, hanya parkir di sekitar pintu masuk yang tak jauh dari lokasi.

Kanit Tipiter Iptu Suparlan mengatakan, dari informasi yang didapat dilapangan bahwa tambang ilegal di ketanen ini dikelola oleh DM, sementara pemilik lahan berinisial SL. Padahal dari data yang didapat lahan itu masuk dalam areal Tanah Negara,” tandasnya

“Rencananya lahan tambang ini oleh SL hendak di ratakan untuk dijadikan ladang penanaman jagung, sementara DM sebagai pelaksana pemerataan lahan dan penanggungjawab alat berat,” imbuh Kanit Tipiter Iptu Suparlan saat dikonfirmasi di lokasi tambang.

Masih kata Iptu Suparlan, “Meskipun tidak ada aktifitas di lokasi tambang, namun tetap akan kita dalami lagi, SL selaku pemilik lahan dan DM pelaksana pemerataan lahan akan kami panggil ke Polres Gresik untuk dimintai keterangan,” paparnya.

“Terkait lahan tambang yang diduga masih berstatus tanah negara, kami juga akan memanggil Kepala Desa setempat untuk dimintai Keterangan.” tutup Kanit Tipiter Iptu Suparlan. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *