BPN Gresik Gerak Cepat, Realisasikan Ganti Rugi 10 Bidang Tanah Demi Normalisasi Kali Lamong

1,015 views

Gresik, JA-Pos – News, Kepala Pertanahan Kabupaten Gresik. Dr. Asep Heri, S.H., M.H mendatanggi kantor Balai Desa Tambak Beras Kecamatan Cerme, melakukan pemberian ganti kerugian terhadap objek pengadaan tanah untuk pembangunan dan pengembangan sistem pengendalian banjir di Kali Lamong wilayah Kabupaten Gresik.

Dalam pemberian ganti kerugian terhadap pengendalian banjir kali lamong ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama perwakilan Polres Gresik, Kapolsek Cerme Nur Amin, S.H dan Dandim 0817 Gresik LETKOL Inf Taufik Ismail.S.Sos., M.I.Pol. serta perwakilan Kejari Gresik.

Pemberian ganti rugi secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dikenal sebutan Gus Yani di dampingi Kepala Pertanahan Dr. Asep Heri, S.H., M.H kepada warga Desa Tambak Beras dan Desa Jono, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, Selasa (31/8/2021).

Dengan jumlah 10 bidang yang di bayar hari ini terdiri dari Desa Tambak Beras dan Desa Jono, tanah seluas 1,23 hektar senilai total 5,99 Miliar. Jumlah bidang 54, melintasi 5 Desa dan 2 Kecamatan yakni terdiri dari Kecamatan Cerme, Desa Jono 21 Bidang, Desa Tambak Beras 15 Bidang, Desa Sukoanyar 2 Bidang dan Desa Morowudi 4 Bidang.

Selanjutnya, di wilayah Putatlor Kecamatan Menganti 12 Bidang. Pengandaan tanah untuk pembangunan pengembangan sistem pengendalian banjir kali lamong saat ini dilaksanakan dengan sekala kecil, luas tidak lebih dari 5 hektar dan penetapan lokasi di ajukan ke Bupati.

“Kepala Pertanahan Dr. Asep Heri, S.H., M.H mengucapkan terimakasih kepada pemilik tanah yang telah sukarela membuat pelepasan pengadaan tanah dan pelepasan tanah yang jadi miliknya untuk kepentingan normalisasi kali lamong,” tandasnya

Masih kata Kepala Pertanahan menyapaikan, “Saya sangat bangga sekali dan belum pernah pengadaan tanah dan pembayaran uang pengantian kerugian langsung disaksikan oleh Bupati Gresik, ini sebagai wujud perhatian yang luar biasa kepada kita semuanya,” pungkas Asep.

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik sebagai ketua pelaksana pengadaan tanah berkerja atas dasar penetapan lokasi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Gresik adalah 5 hektar, pengadaan tanah bersekala kecil untuk penambahan dana PAPBD dikeluarkan penetapan lokasi yang baru begitu seterusnya.

“Dalam hal ini Bupati Gresik mempunyai perhatian yang luar biasa penangganan banjir kali lamong ini, membuktikan bahwa Bupati Gresik bisa hadir dan mensuport kami sebagai ketua panitia semua forum pimpinan daerah.” tutup Asep. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *