Tegak Disiplin Prokes, Kapolres Gresik Menyisiri Senjumlah Warung Kopi

687 views

Gresik, JA-Pos News – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis memimpin langsung tim Patroli Motor Penegak Prokes di Masyarakat (Pamor Keris). Patroli ini digelar sebagai tindak lanjut dari upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 khususnya varian yang terbaru Omicron.

Kegiatan yang di dahului dengan apel persiapan di halaman Mapolres hingga dilanjutkan Patroli bersama-sama dengan mengendarai mobil patroli dan sepeda motor dan berkeliling di kawasan kota Gresik, Jumat (11/02/2022).

Dalam giat patroli diikuti oleh puluhan personel yang terlibat dalam tim Pamor Keris baik dari unsur TNI-Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja maupun Dishub berserta kesehatan.

Selain berpatroli keliling dengan sasaran ruang publik terbuka, fasilitas umum, juga menyisir kafe maupun warkop di kota Gresik.

AKBP Mochamad Nur azis menuturkan, patroli ini bertujuan untuk memastikan bahwa protokol kesehatan benar-benar dijalankan secara ketat oleh masyarakat khususnya lokasi yang berpotensi menjadi tempat kerumunan masyarakat.

“Kita pastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara displin dan konsisten. Bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kesehatan dan keselamatan kita bersama.” ujar AKBP Mochamad Nur Azis.

Jika menemukan masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan. Masih lanjut AKBP Mochamad Nur azis, tim Pamor Keris akan mengingatkan dan memberikan teguran hingga memberi sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jangan lengah, jangan anggap remeh walaupun sudah di vaksin tetap jaga prokes.” Imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Imam Mustolih yang mendampingi Kapolres Gresik menambahkan dari hasil patroli dan kunjungan ke beberapa lokasi masyarakat secara umum taat protokol kesehatan, pihaknya juga membagikan masker kepada masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang mentaati protokol kesehatan,semoga Pademi ini segera berakhir dan kami berharap dengan varian baru omicron tidak menjadikan pandemi ini lebih besar di Kabupaten Gresik.” tegas AKBP Mochamad Nur Azis. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *