Petani Gedongombo Teracam Gagal Panen Akibat Banjir

859 views

Jombang, JA-POS News – Intensitas hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Jombang, membuat ratusan hektar lahan tanaman padi di Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, terendam banjir. Genangan banjir di sawah mencapai 1 meter lebih sehingga tanaman padi terendam total oleh genangan banjir.

Banjir yang menggenangi sawah selama tiga hari tersebut, membuat petani khawatir akan mengalami gagal panen, karena jika genangan tak segera surut tanaman padi akan membusuk. Terlebih tanaman padi sudah berusia hampir tiga bulan.

“Padi terendam air ini mas, sudah tiga hari tiga malam, sudah hampir satu bulan lebih sering banjir mas, surut sebentar hujan dan banjir lagi. ini seharusnya sudah siap panen kalau dilihat dari umur padi, tapi karena sering kebanjiran terendam air pertumbuhan padi melambat dan banyak yang busuk dan mati,” kata asmuni, petani Desa Gedongombo.

Harapan kami sebagai petani padi, berharap agar pemerintah atau dinas-dinas terkait dapat meringankan atau membatu para petani agar kerugian petani tidak banyak-banyak akibat gagal panen ini mas, pungkas Asmuni.

Ditempat lain salah satu perangkat desa Gedongonbo Suroso Jum’at (11/3/22) mengatakan, Banjir yang menggenangi lahan tanaman padi ini sudah sering sekali hampir tiap tahunya dan banjir ini akibat dari luapan kali marmoyo. Dan yang terdampak ada beberapa desa di kecamatan Ploso seperti desa Gedongonbo,desa Jatigedong,desa Daditunggal, desa Pandan blole, Harapan kami dan para petani khususnya Desa Gedongombo, agar pemerintahan kabupaten Jombang dapat memikirkan atau mencari solusi untuk para petani agar petani ditahun-tahun depan dapat mendapatkan hasil atau merasakan panen yang maksimal.

Mengingat banjir yang merendam persawahan bukan kali ini saja terjadi, petani berharap pemerintah dapat memperhatikan nasib petani. (NH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *