Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Bandar Sabu Dan Ribuan Pil Ekstasi

112 views

Surabaya, Ja-Pos News – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar press releasee ungkap kasus peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Seperti intruksi Kapolri Jendral Listiyo Sigit Prabowo, memberantas peredaran narkotika sampai dalam akarnya.

AKBP Anton Elfirno Trisnto didampingi Kasatnarkoba AKP Hendro Utaryo dihadapan para awak media menyebutkan, telah menyita barang bukti dari tiga tersangka berupa, sabu seberat 36,276 kilo, dan sebanyak 4.9997 butir pil Ekstasi dan doble L, Selasa (16/8/22).

Diketahui identitas dari tiga tersangka yakni, YA (40) warga Jalan Kalijudan Surabaya, AWR (38) warga Jalan Jolotundo Surabaya, dan TJF (28) warga Desa Madureso, Kecamatan Dawar Blandong, Mojokerto.

“Ini merupakan upaya kerja keras Satresnarkoba dalam memberatas peredaran narkoba. Dari hasil penangkapan 3 tersangka dan barang bukti ini, berarti kita sudah menyelamatkan sebanyak 6 juta jiwa orang di hari Kemardekaan 17 Agustus saat ini,” Ujar AKBP Anton Elfino dihalaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (16/8/22).

Masih AKBP Anton, terkait pengungkapan berawal dari hasil penggerebekan di wilayah kos-kosan kawasan Jalan Mulyosari Surabaya, dan ditempat kamar kos-kosan Jalan Tambaksari Surabaya, serta yang Terakhir di wilayah Mojokerto petugas Satresnakoba berhasil menggulung tiga tersangka pengedarnya.

“Kami amankan tersangka YA diwilayah Tambaksari, serta barang buktinya puluhan kilo Gram sabu. Selanjutnya, tersangka AWR, kita amankan diwilayah Mojokerto, berhasil mengamankan barang bukti Ribuan pil doble dari tersangka TJF,” ungkapnya.

Kini ketiga tersangka beserta barang bukti 36,276 Kg sabu dan 11.513 999 butir Pil terlarang sudah amankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, guna proses lebih lanjut.

“Kami masih memburu melakukan penyelidikan mendalam. Guna supaya, bisa menangkap para pelaku yang belum tertangkap. Diduga, pelaku bandar nomer 1 inisial S, masih kita tetapkan menjadi (DPO) daftar pencarian orang alias Buron,” Tandas AKBP Anton,

“Para pelaku ini kami jerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal Subsider pasal 112 ayat (2) Jom pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Serta pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) dan pasal 197 UU RI No. 36 tahun 2008 tentang kesehatan,” pungkas perwira melati dua dipundaknya. (Ark)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.