Polrestabes Surabaya Amankan 8 Pengedar Antar Provinsi

108 views

Surabaya, JA-Pos News – Unit Satresnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil menangkap dan ungkap peredaran narkoba jenis sabu dan ganja antar provinsi.

Para pelaku diketahui berinisial RM (38) Laki-laki Alamat Bakari Kab, Riau, AN (26) Laki-laki, BA (27) Laki-laki dan AY (28) Perempuan status ibu Rumah Tangga ke tiga pelaku asal Surabaya, AL(25) Laki-laki, CM (27) Laki-laki kedua pelaku berasal dari Banjarmasin. EK (27) Laki-laki dan AZ (24) Laki-laki keduanya asal Sidoarjo.

Dari 8 pelaku ditangkap ditempat yang berbeda. Penangkapan bermula dilobby sebuah hotel yang ada di Surabaya. pada hari Selasa, 07 Juni 2022 sekira pukul 04 00 Wib lalu.

Kasat narkoba AKBP Daniel Marundari dalam ungkap kasus mengatakan, Penangkapan bermula dari seorang laki-laki berinisial RM ditangkap disebuah lobby hotel di Surabaya saat hendak melakukan check in.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan 5 (ima) bungkus teh cina yang di dalam nya di duga berisi narkoba jenis sabu seberat 5.3 KG di dalam tas jinjing milik tersangka beserta barang bukti lainnya,’kata AKBP Daniel Kamis (18/8/2022).

Masih Daniel, kepada petugas RM mengakui bahwa narkotika jenis sabu tersebut ia bawa dari Sumatera Utara, dengan tujuan akhir di Surabaya. Dengan lewat jalur darat menggunakan Bus dari Sumatera Utara ke Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan mobil travel dari Jakarta ke Surabaya.

“Hasil dari penangkapan RM kemudian dilakukan pengembangan, dari situlah dilakukan pengejaran dan penangkapan tepatnya dipinggir Jalan raya Bengkulu Kepahiang kabupaten Bengkulu Tengah. Alhasil pada hari Sabtu tanggal 11 juni 2022, sekira pukul 04 30 WIB Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan 3 (liga) orang tersangka yakni, AN, BA dan AY ketiganya diamankan dari Bus penumpang tujuan pulau Jawa,”ujar Daniel

Saat diakukan penggeledahan dari ketiga tersangka di temukan 42 (empat puluh dua) bungkus toh cina warna hijau yang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat & 43,9 KG beserta bungkusnya, 1 (satu) poket sabu seberat 970 gram beserta bungkusnya dan barang bukti lainnya.

“Kepada Petugas Ketiga tersangka mengaku baru saja mengambil barang dan Sebuah hotel di Pekanbaru Riau dari Ketiga tersangka sudah beroperasi sejak tahun 2020.” lanjut AKBP Daniel.

Masih Daniel, Kemudian pada hari Rabu tanggal 15 Juri 2022 sekira pukul 03 00 WIB dirunah rumah makan Anggota mengamankan 2 (dua) orang tersangka, yakni AL dan CH Saat diakukan penggeledahan ditemukan 40 (empat) bungkus teh cina warna kuning berisi yang diduga narkotika jenis sabu seberat 41,98 KG beserta bungkusnya.

” kepada petugas ketiga tersangka mengaku buru saja mengambil barang di sebuah Hotel di kota Medan dan handak dibawa ke Pekanbaru, ketiga tersangka sudah beroperasi sejak tahun 2021, terang AKBP Daniel.

Selanjutnya pada hari Rabu, 20 Juli 2022 sekitar Pukul 16: 30 WB di Sidoarjo. Anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan seorang tersangka bernama AZ di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan petugas mendapati tersangka menyimpan 1 (satu) bungkus ganja seberat 197 gram beserta bungkusnya: 1 (satu) bungkus garya seberat 36 gram beserta bungkusnya: 1 (satu) poket Ganja seberat 4 49 gram beserta bungkusnya, 1 (satu) poket ganja seberat 414 gram beserta bungkusnya yang dibungkus tas kain dan disimpan di loteng rumahnya.

“Dari pengakuan AN kepada petugas bahwa is mengedarkan narkotika jenis ganja untuk meraih keuntungan pribadi,” lanjutnya.

Bedasarkan informasi yang dberikan oleh tersangka Anggota melakukan pengembangan, sehingga pada hari Rabu. 20 Jul 2022 sekitar Pukui 16 :30 WIB di Jl Kedungrejo Sidoarjo, Anggota melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka bernama EK di rumahnya.Dan Saat dilakukan penggeledahan di dalam rumahnya ditemukan 45 (rmpat puluh lima) bungkus ganja seberat 13 356,17 gram beserta bungkusnya, 1 (satu) poket sabu seberat 071 gram beserta bungkusnya,

“kepada petugas EK mengaku sudah 3 kali bertugas sebagai kurir/ peranjau atas pernntah atasannya yang berinisal GG (Belum tertangkap) untuk menyimpan barang kiriman dari Jakarta dan kemudian diedarkan kepada pemesannya sesuai arahan atasannya.Dari tersangka melakukan praktek jual beli narkotika dikarenakan himpitan ekonomi serta keuntungannya yang menjanjikan,” urai AKBP Daniel.

Adapun barang bukti penangkapan antar pulau Sumatra an Jawa yang telah diamankan dari 8 tersangka berupa Sumatra – Jawa total barang bukti berupa, 90,7 Kg sabu beserta bungkusnya,dan 13,6 kg ganja beserta bungkusnya dengan nilai ekonomis sekitar 90 miliar rupiah.Dan sudah menyelamatkan 1,2 juta jiwa.

“Kini tersangka beserta barang bukti damankan di Mapolrestabes Surabaya guna proses penyidikan lebih lanjut. Untuk tersangka pasal yang disangkakan dengan pasal 114 ayat (2)subs pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) dan 111 ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) UU RI no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.dipenjara paling singkat 6 tahun dan maksimal seumur hidup/ hukuman mati, ” pungkas perwira berpangkat dua melati dipundaknya. (Ark)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *