Tradisi Sedekah Bumi Dusun Kletak, Bangkitkan Semangat Gotong Royong Dan Pelestarian Seni

297 views

Gresik, JA-POS News – Ratusan warga Dusun Kletak Desa Putatlor Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik merayakan sedekah bumi untuk mensyukuri hasil bumi yang Tuhan berikan kepada warga, Sabtu (01/10/22).

Kerinduan menonton seni tradisional tinggalan leluhur seakan terobati setelah dua tahun terjeda akibat pandemi COVID-19.

Warga terlihat antusias dan gotong-royong bikin gunungan tumpeng dan diarak keliling kampung dusun Kletak dan berkumpul kembali dibalai RW. Dan duduk bersama mengelilingi tumpeng makan bersama sambil menyaksikan pagelaran wayang kulit.

Warga setempat secara gotong royong, guyup rukun, dan kompak iuran untuk menampilkan pertunjukan wayang kulit dan malamnya pagelaran ludruk budhi Wijaya dari Jombang dalam rangka sedekah bumi.

Acara yang digelar di halaman depan balai Rw Dusun Kletak, diawali dengan sambutan-sambutan panitia sedekah bumi dusun Kletak serta doa bersama.

Disela-sela perayaan sedekah bumi Susilo (ketua panitia) saat ditemui awak media menyampaikan “Kami panitia sedekah bumi sangat berterimah kasih kepada semua warga dusun Kletak yang ikhlas menyisihkan rejeki sehingga acara bisa terlaksana. Dan kami merasa bersyukur atas kenikmatan yang Tuhan berikan kepada warga dusun Kletak dari hasil bumi yang melimpah, ucapnya.

 

Saya sangat mengapresiasi keguyuban panitia yang telah bekerja maksimal, terutama dalam penggalangan dana.

Acara ini juga dihadiri oleh kepala desa beserta jajarannya, BPD, RT, RW, toko agama beserta seluruh masyarakat dusun Kletak, Alhamdulillah acara berjalan lancar.

Susilo juga menambahkan puncak acara nanti malam yaitu pagelaran ludruk Budhi Wijaya dan siang ini pagelaran wayang kulit, Susilo menyebut bahwa wayang kulit yang ditampilkan, tidak hanya sebagai tontonan, melainkan sebagai tuntunan dan tatanan.

Ketua panitia (Susilo) juga berharap mudah-mudahan ditahun-tahun berikutnya hasil bumi warga dusun Kletak semakin melimpah dan perayaan sedekah bumi lebih ramai lagi dan yang terpenting warga bisa guyup rukun, dan selalu menjaga kebersamaan serta kekompakannya, tutupnya.

Sedangkan Kepala Desa Putatlor, dalam sambutannya antara lain mengatakan pertunjukan wayang kulit yang ditampilkan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Allah SWT atas berkah, kesehatan serta rezeki, sehingga secara bersama, sukarela dan guyub rukun warga dusun Kletak bisa menggelar acara Ludruk dan wayang kulit.

“Wayang kulit ini ditampilkan sekaligus sebagai upaya sesarerangan melestarikan seni tradisi, yang sekaligus mengedukasi pendidikan budi pekerti serta kepribadian,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Putatlor (Ahmad Zainuri) mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kata- kata yang salah.

Ia mengajak warga dusun Kletak untuk saling mendoakan supaya selalu dalam lindungan Allah SWT, singkatnya.

Perayaan sedekah bumi danPagelaran wayang kulit pun berjalan lancar dan sukses hingga selesai.(Nh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *