Huta Lantosan Belum Memiliki Jalan Resmi, Warga Mengadu Ke Redaksi JA-Pos News
0 Komentar 71 pembaca
(Wajah Kampung Lantosan. Dok)

Huta Lantosan Belum Memiliki Jalan Resmi, Warga Mengadu Ke Redaksi JA-Pos News

Nasional

Simalungun, JA-Pos News – Jalan, yang merupakan kebutuhan primer bagi setiap pengguna jalan, seperti di salah satu Huta Lantosan, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, merupakan Huta (kampung) tertua yang di apit oleh perusahan berpelat merah.

Salah satu penduduk kampung Lantosan Hasan Basri Sirait (59) mengeluhkan, kampung kita ini belum memiliki akses jalan yang resmi, lihat, sembari menunjukan jalan depan kampung Lantosan, kita mau mengadu kemana, mau di bangun jalan keluar tetapi kita tidak dikasih oleh perusahan.

Jalan ini masih HGU, Lanjut Hasan Basri Sirait, kasihan ibu ibu mau belanja ke pasar di musim penghujan begini, jalanan berlumpur bagaikan bubur.

Sekilas menurut pantauan dari pembaca JA-Pos News, memang miris melihat kondisi jalan keluar kampung Lantosan, di mana jalan tersebut melintasi perkebunan PTPN 4 unit Kebun Gunung Bayu, jarak tempuh akses keluar warga kampung Lantosan bila melintasi area perkebunan PTPN 4 kurang lebih 3,5 kilo meter barulah mendapatkan akses jalan Aspal kabupaten.

Di sisi kampung Lantosan merupakan akses jalan warga menuju kota Perdagangan Kecamatan Bandar yang di apit oleh PTPN 3 dan kini merupakan Kawasan Industri Seimangkei.

Darmaji Sam (53) warga kampung Lantosan, bagaimana nantinya bila Kawasan Industri Seimangkai ini lebih berkembang, darimana kita akan melintas, sementara dari jaman dulu hanya ini akses jalan keluar kampung kita jelas Darmaji Sam. Dengan keadaan ang tidak memiliki akses jalan resmi masyarakat Kampung Lantosan, berharap, semoga para pemimpin di Negeri ini dapat membatu demi lancarnya roda perekonomian masyarakat. (11 September 2020, Pembaca Menulis – Bambang Widodo).

Author

JA-Pos News
Profil JA-Pos News

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top