Babinkamtibmas Dukuh Pakis Gencar Sosialisasi PPKM Ke Warga
0 Komentar 177 pembaca

Babinkamtibmas Dukuh Pakis Gencar Sosialisasi PPKM Ke Warga

Daerah

Surabaya, JA-Pos News.-Meneruskan maklumat Kapolri no: Mak/XII/2020 Babinkamtibmas Dukuh Pakis melakukan giat Kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan PERWALI no.67 , tahun 2020, serta sosialisasi penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menerbitkan aturan untuk pelaksanakan PSBB Jawa-Bali di mulai hari ini Senin (11/1/2021).

Dalam aturan pelaksanaan PPKM tersebut salah satunya tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan guna Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Sosialisasi penerapan dilaksanakan di warga RW 4 gang 5 Kelurahan Dukuh Pakis kota Surabaya.PPKM hampir mirip dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang selama ini sudah berlaku, untuk membatasi sejumlah kegiatan dari bekerja, beribadah, bersekolah, hingga wisata.

Sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat. Juga Pembatasan Aktivitas masyarakat dan tempat -tempat usaha , jam 19.00 wib.

Kompol Sugihartoyo, SH.MH.selaku Kapolsek Dukuh Pakis melalui Bimaspol Bripka Desik H. Tentang penerapan pembatasan masyarakat mulai tanggal 11 sampai 25 Januari 2021 Dalam himbauanya mengatakan"bahwa untuk tempat kerja dan usaha dibatasi, karyawan dan pengunjungnya dilakukan dirumah serta semua kegiatan masyarakat wajib tutup dan berhenti pukul 19:00 Wib,"kata Desix.

Masih Desik "sesuai edaran Perwali Nomer 67 tahun 2021, warga masyarakat wajib menggunakan masker, menjaga jarak, hand skun dengan benar, mencuci tangan dengan Sabun, Jaga Kesehatan dan Kebersihan hindari kerumunan,untuk mencegah penyebaran Covid 19 tidak semakin menyebar,"ujar Desix.

Masih lebih lanjut Desix "Bagi pelanggar yang tidak pakai masker dikenakan denda 150 000,dan tempat tempat usaha yang tetep melanggar tidak mematuhi jam aktivitas dikenakan denda 500 000, samapai 25. 000 000, ayo tetap tinggal dirumah karena Cofid 19 masih ada,"pungkas Desix.

Selama melaksanakan Kegiatan Sampai Saat Ini terpantau situasi lancar, aman dan kondusif.(Ari)

Author

JA-Pos News
Profil JA-Pos News

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top