JoMan Jatim Geram, Karena Pupuk Subsidi Langka
0 Komentar 119 pembaca

JoMan Jatim Geram, Karena Pupuk Subsidi Langka

Daerah

Surabaya, JA-Pos - News, Seperti apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi saat pembukaan rapat kerja nasional pembagunan pertanian Tahun 2021 di istana Negara kemarin, salah satu persoalan besar di sektor pertanian adalah penyaluran pupuk subsidi yang belum memberikan kontribusi signifikan, diharapkan bisa meningkatkan produksi pangan.

Dari organisasi JoMan (Jokowi Mania) sangat mendukung dan percaya bahwa Presiden Jokowi sangat geram akan permasalahan ini bukan terjadi 1 atau 2 tahun ke terakhir, namun sudah berpuluh-puluh tahun dimana petani tidak pernah merasakan kesejahteraan dari subsidi yang di berikan pemerintah.

Dalam konferensi pers organisasi JoMan dipimpin langsung Ketua DPD Jatim Arief Choiri dan di dampingi Dr. KH. Moch. Zakki selaku ketua penasehat dan beberapa anggota hadir dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Hotel Sahid Jalan. Sumatera No.1 -15 Pacar Keling, Kecamatan. Tambaksari, Kota Surabaya Jawa Timur. Kamis (14/1/2021).

"Kami sebagai perwakilan JoMan wilayah Jawa Timur memberikan perhatian yang lebih terhadap penyaluran pupuk subsidi di wilayah Jatim. Dari penelusuran kami ke pelosok - pelosok pertanian, penyaluran pupuk subsidi hampir bermasalah dan kami ada rekaman dengan beberapa petani sebagai bukti dengan fakta" kata Ketua DPD.

Saat melakukan investigasi terhadap produsen pupuk di Jawa Timur, yaitu PT Petrokimia Gresik selama ini anggaran belanja hampir Rp. 25 Triliun setahun, hampir menyamai nilai subsidi pupuk sebesar Rp. 33 Triliun. Anggaran tersebut sebagian besar untuk membileli bahan baku import yang dinilainya lebih dari Rp. 17 Triliun.

"Organisasi JoMan meminta kepada kementrian terkait, yaitu kementrian pertanian agar bisa membasmi mafia-mafia pupuk yang selalu beraksi di saat musim tanam, lakukan pemeriksaan mulai lini 1 hingga lini 4 di gudang-gudang penyangga hingga gudang distributor" papar Ketua DPD JoMan Jatim Arief Choiri.

Kepada kementrian BUMN agar melakukan perombakan jajaran direksi pupuk Indonesia dan anak perusahaan nya terutama Petrokimia Gresik yang berada di wilayah Jawa Timur, benar-benar melakukan kata kelola perusahaan yang baik dan menghilankan conflict of interest di dalam perusahaan.

"Ketua DPD JoMan Jawa Timur Arief Choiri mengataka, kita terus menindak lanjuti dan harus sampai ke telinga Bapak Presiden kami terutama ke menteri kami. Sehingga memuliakan dan mensejahterakan petani kita, mudah mendapatkan pupuk. Jadi subsidi yang diselenggarakan pemerintah terutama presiden itu dapat langsung ke para petani tidak dipersulit" kata Arief Choiri.

Katua DPD JoMan Jawa Timur berharapan kami semua petani sejahtera. Langkah-langkahnya kami cuman khususnya JoMan Jatim untuk kerja sama dengan pusat, merombak sistem jajaran yang di petrokimia untuk lama terutama di pupuk Indonesia, imbunya.

"Jadi, saya sama ketua JoMan pusat untuk membongkar sistem di sini yang kurang benar sehingga Mudah-mudahan atas doa sesepuh penasihat bisa lancar. Untuk dugaan praktik mafia, mudah-mudahan sudah dijalankan sama pusat oknum mafia yang berperan penting" ungkap Ketua DPD JoMan Jawa Timur. (Fir).

Author

JA-Pos News
Profil JA-Pos News

Iklan Tengah Detail Berita 665x140px

Berita Terkait

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh

Komentar Facebook

Back to Top