Akibat Terpeleset, Mayat Bocah 6 Tahun Ditemukan Warga

25 views

Mojokerto, JA-Pos News – Seorang anak perempuan ditemukan telah menjadi mayat di sungai di Desa Ngares, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.

Korban diduga tewas akibat terpeleset ke sungai saat akan bermain ke rumah neneknya.

Mayat anak perempuan tersebut adalah Zulfarah Rahmawati (6), warga Desa Keboan, Ngusikan, Jombang. Korban merupakan anak ke 6 dari 8 bersaudara pasangan Harianto dan Anis.

Salah seorang warga Desa Ngares, Sunardi (57) mengatakan mayat anak perempuan ini pertama kali ditemukan tetangganya sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Sunardi sedang mencuci mobil di tepi sungai yang membelah Desa Ngares tersebut.

“Oleh warga sini mayat anak perempuan tersebut diangkat dari sungai, kemudian warga lapor ke Polsek Gedeg,” katanya kepada wartawan, Jumat (4/5/2018).

Saat ditemukan warga, mayat anak perempuan ini dalam kondisi kaku. Anak tesebut mempunyai rambut lurus dengan potongan pendek seleher. Pakaian lengkap masih melekat pada mayat.

Gadis yang memakai kaos warna merah lengan panjang dengan kombinasi garis-garis abu-abu dan memakai rok kombinasi warna hitam dan abu-abu. Anting bulat juga masih terpasang di kedua telinganya.

Tetangga dekat korban Usman (58) mengatakan, terungkapnya identitas korban berawal dari tersebarnya foto penemuan mayat Zulfarah di media sosial. Para tetangga yang mengetahui informasi tersebut, langsung mengabari orang tua korban.

“Saya cek di kamar jenazah memang benar itu adalah Zulafarah, saya kenal betul wajahnya,” kata Usman kepada detikcom di kamar jenazah RSUD RA Basuni, Gedeg, Jumat (4/5/2018) malam.

Sekitar pukul 20.30 WIB, ayah korban tiba di kamar jenazah RSUD RA Basuni untuk mengenali korban. Pria berjaket hitam ini memastikan, tubuh mungil yang terbujur kaku itu adalah darah dagingnya.

Terungkapnya identitas mayat anak perempuan ini dibenarkan Waka Polresta Mojokerto Kompol Hadi Prayitno. “Korban adalah Zulfarah Rahmawati, usia enam tahun, siswa kelas 1 SD,” tegasnya.

Hadi menjelaskan, Zulfarah terakhir kali terlihat masih di rumahnya siang tadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban diduga jatuh ke sungai saat akan bermain ke rumah neneknya. Jakar antara rumah korban dengan neneknya sekitar 100 meter.

“Jalan menuju ke rumah neneknya itu di tepi sungai. Namun, untuk memastikannya kami harus memintai keterangan saksi warga setempat,” terangnya.

Usai divisum, jenazah Zulfarah diserahkan ke keluarganya untuk dimakamkan. Menurut Hadi, hasil visum terhadap jenazah korban tak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Hasil visum luar tak ada tanda-tanda kekerasan,” tandasnya.

Mayat Zulfarah ditemukan warga di sungai Desa Ngares, Gedeg sekitar pukul 17.00 WIB. Jarak rumah korban dengan lokasi penemuan mayat sekitar 4 km.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *