12 Tahun Dia Menduda , Sapari warga Desa Wunut Mojoanyar Mojokerto Tega Perkosa Putri Kandung

Mojokerto , JA-Pos News – Selama 12 tahun menduda membuat Sapari (39) tak mampu menahan nafsu. Pria asal Desa Wunut, Mojoanyar, Mojokerto ini tega memperkosa putri kandungnya hingga berulang kali.

Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, sejak bercerai dengan istrinya, Sapari hanya tinggal serumah dengan korban. Pelajar kelas X SMA itu anak tunggal dari tersangka.

Saking lamanya menjadi duda, tersangka akhirnya tak mampu menahan nafsunya. Sejak 26 April 2018, dia tega melampiaskan nafsu bejatnya ke darah dagingnya sendiri yang kini berusia 16 tahun.

“Tersangka memaksa anak kandungnya sendiri saat korban sedang tidur” kata Leonardus saat jumpa pers di kantornya, Senin (23/7/2018).

Setiap menjalankan aksinya, lanjut Leonardus, tersangka menunggu korban tidur pulas di malam hari. Saat korban tertidur itu lah, bapak satu anak ini melampiaskan nafsunya hingga berulang kali.

“Tersangka melakukan pemaksaan setiap menjalankan aksinya,” ungkapnya.

Korban akhirnya tak tahan lagi dengan ulah ayah kandungnya. Gadis 16 tahun itu pun mengadukan perbuatan tersangka ke ibunya yang tinggal di Kediri.

“Terungkapnya kasus ini berkat laporan ibu korban,” terangnya.

Tersangka diringkus polisi di rumahnya pada Jumat (20/7). Akibat perbuatannya, Sapari dijerat dengan Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (2) dan (3) juncto Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76E UU RI No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tandasnya.

Sapari mengaku tega memperkosa putri kandungnya lantaran sudah tak kuat menahan nafsu. Pria bertubuh mungil ini sudah sekitar 12 tahun bercerai dengan istrinya.

“Saya sudah bernafsu, saya khilaf, saya minta maaf. Karena selama ini tak pernah berhubungan dengan istri” cetusnya

sumber : detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *