Bingung Terbelit Utang, Slamet Kuras Uang di Laci Mandor

21 views

Sidoarjo, JA-Pos News – Terbelit utang banyak, mengakibatkan Slamet Ariyanto (31) asal Bondowoso gelap mata. Ia nekat mencuri uang jatah gajian temannya yang disimpan di laci kantor gudang tempatnya bekerja di kawasan Banjarsari Kecamatan Buduran.

Uang dalam laci senilai sekitar Rp 11,5 juta untuk gaji teman sepekerjaan itu dikuras habis oleh pelaku. Sebelum melakukan pencurian, pelaku merusak CCTV pabrik. Pihak manajemen pabrik tak terima dan melaporkan kejahatan pelaku ke Polsek Buduran.

Kanit Reskrim Polsek Buduran Ipda Nanang Mulyono mengatakan, Slamet masuk pabrik pada tengah malam dan sembunyi di dapur sampai waktu masuk kerja di pagi hari. Dia mengetahui kondisi dan situasi pabrik saat mandornya pergi ke toilet, uang dalam laci pun dikuras. “Uang jatah gaji karyawan lainnya itu diambil dari laci meja mandornya,” katanya, Jumat (23/11/2018).

Dia mengungkapkan, selama ini pelaku tinggal di kost tak jauh dari gudang tempatnya bekerja. Pelaku sudah mengetahui jika besoknya adalah jadwal mandor membayarkan upah para karyawan, aksi pencurian dilakukan.

Sebelum memuluskan aksinya, Slamet merusak CCTV yang menyorot ke kantor mandornya untuk menghilangkan jejak. “Selang beberapa saat, mandornya pun lengah. Tersangka melihat mandor sedang keluar ruangan untuk pergi ke toilet. Kesempatan itu tak di sia-siakan. Pelaku kemudian menguras uang gaji karyawan, yang ada di laci meja mandornya,” beber Nanang.

Masih kata Nanang, setalah berhasil menggasak uang tersebut, tersangka pulang ke rumahnya. Sementara itu, korban terkejut karena melihat uang gaji karyawan yang hendak dibagikan telah raib.

Hasil dari penyelidikan dan keterangan sejumlah saksi dan barang bukti yang ada mengarah pada tersangka. Dari hasil penyelidikan itu, polisi langsung bergerak ke rumah kos tersangka dan mengamankannya.

“Tindak pidana yang dilakukan Slamet ada termasuk pencurian dengan pemberatan (Curat) jadi tersangka kita jerat dengan pasal 363 dengan ancaman paling lama 9 tahun kurungan,” tegas Nanang.

Di depan petugas, pelaku mengaku terbelit utang cukup banyak. “Saya punya hutang banyak dan tidak bisa melunasinya. Makanya saya nekat mencuri untuk melunasi hutang dan menutupi kebutuhan lainnya,” aku pelaku ditirukan penyidik.

 

 

 

 

 

sumber : beritajatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *