Komisi 4 DPRD Gresik Heraring Bersama Dinkes Dan RS Ibnu Sina Terkait Penangganan Covid 19

12 views

GRESIK, JA-Pos News – Komisi 4 DPRD Kabupaten Gresik menggelar agenda Hearing terkait penanganan Covid-19 di kabupaten Gresik bersama Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Rabo (28/7/2021) dilantai 2(dua) ruangan komisi 4 Gedung DPRD Gresik ,Dan agenda Hearing tersebut bersifat tertutup.

Anggota komisi 4 tersebut antara lain : Muhammad (ketua), Arek Riduan,. Mega, M.Zaifuddin, Munir, Fauzi, Miftahol Jannah Hj Jamiyatul Mukaromah dan Nasir.

Anggota Komisi 4 dari Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Gresik Atek Riduan usai Heraring ditemui media menyampaikan apresiasi terkait kebijakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terkait penanganan Covid-19 seperti halnya yang sudah dilakukan yaitu mendirikan Posko dan 10 puskesmas untuk membantu penanganan covid dan 5 untuk persalinan.

“Terima kasih kepada Bupati atas kebijakan yang telah menjadikan puskesmas sebagai rumah sakit pembantu,” ujarnya pria yang akrab dipanggil Atek.

Menurut sekretaris DPD Golkar Kabupaten Gresik, Kebijakan Bupati tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Rakit Daerah Ibnu Sina Gresik.

“Biasanya di UGD ada 60, perhari ini berkurang 10, sehingga ada kekosongan BOR,” terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Atek memberikan beberapa usulan agar penanganan Covid-19 bisa berjalan lebih baik dan bagus.

“Untuk 356 desa/kelurahan untuk bidan desanya agar dilengkapi alat tes antigen, agar bisa melakukan identifikasi sejak dini,” harapnya.

Selain itu, menurut pria yang baru 3 bulan menjadi dewan komisi 4 tersebut,, Unit Gawat Darurat (UGD) di RSUD Ibnu Sina dibuka dua untuk peningkatan pelayanan.

“Dibuka 2 ruang UGD, yang di depan untuk pelayanan Umum dan di belakang untuk pelayanan Covid-19,” pungkas Atik.

Sementara Mega bagus menambahkan dan mengusulkan kepada dinas kesehatan bawah setiap desa itu ada relawan kesehatan yang benar-benar mengerti medis yang harus diberi insentif dari APBD bukan dari dana desa ini yang harus dibedakan tujuannya untuk memantau Isoman .(Iwn/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *