Kades Manduro Pilih Berternak Ayam Bangkok Sebagai Bisnis Sampingan

242 views

Jombang, JA-POS News – Ternak ayam Bangkok sebagai usaha sampingan, jadi pilihan seorang Kepala Desa Manduro (Jamilun), Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.

Selain mengisi rutinitas keseharian melaksanakan kegiatan di Desa, Jamilun juga memiliki usaha sampingan.

Usaha yang beliau geluti adalah beternak ayam Bangkok, selain bisa mengisi waktu senggang saat berada dirumah juga memiliki untung yg dinilai sangat menjanjikan, dengan memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah sebagai lokasi kandang ternak ayam.

Kades Manduro (Jamilun) memaparkan, awalnya hanya sekedar hobi, dan mencoba menyilangkan ayam Bangkok dengan ayam jenis Birma, pamangon dan jenis lainnya, “dulunya saya cuman hobi mas, lama kelamaan kok ada ide ingin memperbanyak ayam saya Alhamdulillah mas sampean lihat sendiri ayam saya banyak.” Akhirnya berbuah manis dan dapat menciptakan ayam-ayam berkualitas dan bisa dibuat kontes oleh penghobi ayam aduan.

Dari sekedar hobi, kini menjadi bisnis, kedepannya Jamilun berharap, “jika ternak ayam yang di kelola melalui anggaran pribadinya ini adalah sebagai contoh yang bisa ditiru.

Jamilun menegaskan inti dari peternak sukses dan bisa langgeng itu adalah “hasil dari ayam untuk ayam, kalau mau dibilang ternak sukses atau berhasil itu harus punya pembeli, kalau belum punya pembeli belum bisa dikatakan berhasil. Dan yang paling penting mas kita harus menjaga kebersihan kandang selalu memberi vitamin untuk ayam, supaya ayam sehat terus tidak mudah sakit dan hasilnya bisa maksimal.”

Insyaallah ternak ayam ini bakal sukses untuk kedepannya, semoga bisnis ini bisa menjadi motivasi untuk beternak ayam silangan atau ayam bangkok sebagai sampingan untuk menambah penghasilan.

“Saya melihat prospek yang cerah dan untung yang sangat menjanjikan. Selain itu, ayam Bangkok gampang dipasarkan dan juga harganya lebih mahal dari ayam kampung, untuk resiko ketidak berhasilan juga lebih minim. Tapi, itu semua kembali ke niat dan kesungguhan hati.”

Tenak ayam Bangkok yang dikelola ini, dibiarkan hingga sampai menjadi indukan hingga menghasilkan telur. Lalu akan di tetaskan kembali, untuk dijadikan bibit, agar sumber bibit ayam hasil silangan ini tersedia. “ini akan kita biarkan hingga dewasa dan jadi indukan, nanti telur yang dihasilkan akan kita tetaskan kembali, untuk di jadikan sumber ketersediaan bibit ayam Bangkok, dan nanti akan kita datangkan mesin penetas telur, supaya usaha ternak ayam berkesinambungan,” pungkas Jamilun.(NH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.