Aksi Mahasiswa ITATS Jurusan Tehnik Elektro Lakukan KKN Pemasangan Lampu PJU, Begini Caranya,??

186 views

Surabaya, JA-Pos News – Salah satu upaya bentuk pengabdian terhadap masyarakat, 40 Mahasiswa dan beberapa Dosen dari Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), telah mendatangi Kali Mancas yang ada di Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Pembukaan kegiatan KKN tersebut dibuka oleh kajur Teknik Elektro Ibu Dr. Riny sulistyowati, S.T.,MT,, Sabtu lalu (11/6/2022).

Kedatangan mahasiswa tersebut sebagai bentuk tugas utama dari mahasiswa yang biasa disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang di bimbing langsung oleh Dosen Trisnawati, Spd,.MT.

Pemilihan Desa Cemandi sendiri, dikarenakan, di lokasi tersebut, terdapat lokasi taman wisata binaan yang dilakukan oleh warga sekitar dan membutuhkan support.

Trisnawati menyampaikan, sesuai aturan dari Permendikbud bahwa, seluruh dosen pada perguruan tinggi, wajib melaksankan Tridharma yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

“Dalam hal ini, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat, Jurusan Teknik Elektro ITATS memiliki program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) pengabdian kepada masyarakat Mandiri yang dilaksanakan setahun sekali oleh dosen dan mahasiswa,” katanya.

Dari hasil survey yang didapatkan, bahwa sekitar lokasi wisata masih kurangnya penerangan. Terdapat beberapa penerangan yang bersumber dari listrik warga sekitar, karena swadaya mandiri terkadang sumber listrik sering di matikan.

“Berlatar belakang dari masalah tersebut, jurusan teknik elektro ITATS, melakukan pemasangan lampu PJU sollar cell sebanyak 8 titik di lokasi tersebut,” lanjut Trisnawati.

Dengan pemasangan Lampu PJU sollar cell, di harapkan dapat membantu memfasilitasi lokasi taman dimalam hari.

“Dengan adanya kegiatan ini, tentunya diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi warga desa. selain pemasangan lampu PJU, para dosen dan mahasiswa melakukan pemugaran wisata dengan pengecatan, pembenahan gapura dan peremajaan tanaman,” ungkapnya.

Kegiatan KKN tersebut, sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak. Baik bagi masyarakat sekitar, maupun bagi para mahasiswa ITATS sendiri.

“Sedangkan manfaat bagi mahasiswa, khususnya dapat meningkatkan kesadaran dan kreatifitas pentingnya pemeliharaan lingkungan agar bisa di manfaatkan sebagai wisata lokal. Dan yang utama, mampu menerapkan ilmu yang di dapat selama perkuliahan untuk masyarakat,” pungkasnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.